SAMPAH ELEKTRONIK DIBEBERAPA NEGARA MAJU
Minggu, 18 November 2012
Memoles Wajah Manis dengan Najis
SYARIAH.info, JAKARTA- Ada beberapa produk kosmetik yang memanfaatkan plasenta manusia (bayi) atau babi sebagai bahan baku. LPPOM MUI pun merilis fatwa haram, karena sesuai syariat Islam, keduanya tergolong barang najis.
Plasenta, dalam bahasa medis adalah selaput pembungkus janin (embrio) dalam kandungan (rahim) ibu yang berfungsi sebagai media penjamin gizi atau nutrisi pada janin. Plasenta kaya akan kandungan darah dan protein, seperti albumin; dan hormon, seperti estrogen; dan asam deoxy ribonukleat dan asam ribonukleat.
Organ ini berbentuk vascular di dalam uterus selama kehamilan. Dia berfungsi sebagai penghubung antara kebutuhan janin calon bayi dengan ibunya. Dia memiliki bobot seberat 600 gram berdiameter 16-18 cm, dan mengandung 200 ml darah yang mengisi jaringan seperti spon.
Plasenta mengandung hormon yang mampu memberikan efek hormonal dan menstimulasi jaringan pertumbuhan. Dari sinilah lantas plasenta diklaim dapat menghilangkan kerutan di wajah karena mengandung larutan amniotik dan kolagen.
Tanaman-Tanaman Yang Bersifat
Koagulan
Koagulasi adalah peristiwa pengendapan atau penggumpalan partikel
koloid dengan bantuan koagulan. Proses koagulasi terjadi akibat tidak stabilnya
sistem koloid yang disebabkan penambahan zat elektrolit kedalam sistem koloid tersebut.
Kegunaan koagulasi yaitu memudahkan partikel-partikel tersuspensi yang sangat
lembut dan bahan-bahan koloid didalam air menjadi agregat dan membentuk flok,
sehingga dapat dipisahkan dengan proses pengendapan.
Koagulan adalah zat pengendap yang ditambahkan dalam proses pengendapan
dan penyaringan atau senyawa yang mempunyai kemampuan mendestabilkan koloid
dengan menetralkan muatan listrik pada permukaan koloid sehingga terbentuk inti
gumpalan dan dapat bergabung satu sama lain membuat flok dengan ukuran yang
lebih besar sehingga mudah mengendap.
Ada tiga
faktor yang menentukan keberhasilan suatu proses koagulasi yaitu:
1.
Jenis bahan
kimia koagulan yang dipakai
2.
Dosis
pembubuhan bahan kimia
3.
Pengadukan
dari bahan kimia
Penggunaan koagulan alami dari tanaman :
tips memilih kosmetik halal...
TIPS MEMILIH KOSMETIK YANG HALAL....
Di belahan dunia manapun, wanita selalu ingin tampil cantik.
Karena itulah, keturunan hawa tak bisa dilepaskan dari kosmetika. Ya,
wanita-saya dan Anda- telah begitu terbiasa menghias diri dengan kosmetik.
Akan tetapi, tahukah Anda? 60% dari produk kosmetik
–terutama produk perawatan kulit- diserap oleh kulit dan masuk ke
pembuluh darah. Akibatnya, zat-zat yang terkandung dalam produk tersebut
akan mengalir dan diserap oleh tubuh; seperti makanan. Maka, layaknya
makanan, penting bagi kita-terutama wanita muslimah- untuk memperhatikan
keamanan dan kehalalannya. (Walaupun
ada juga produk yang hanya melapisi bagian luar kulit, perlakuannya
tetap sama. Logikanya, sudikah dirimu jika lemak babi atau bahan
berbahaya seperti mercuri dioleskan pada wajahmu?). Sayangnya, dewasa
ini banyak produk kosmetik dan skin care yang mengandung bahan-bahan
yang diragukan aspek kehalalannya.
Jadi, patutlah kita pertanyakan…
Telah halalkah kecantikan kita?
Dengan kata lain, apakah kosmetik yang kita gunakan halal?
untuk lebih jelasnya klik link di bawah ini!!!!
http://goldenfemale.wordpress.com/2012/08/16/cantik-dengan-kosmetik-halal/
Minggu, 04 November 2012
Tips belanja hemat ibu rumah tangga
untuk melihatnya klik di bawah ini :
http://jawabanpasti.com/belanja-hemat-ibu-rumah-tangga
untuk melihatnya klik di bawah ini :
http://jawabanpasti.com/belanja-hemat-ibu-rumah-tangga
Yang harus dilakukan ibu rumah tangga
- Menggunakan tas belanja sendiri yang bisa dipakai ulang. Ini dapat mengurangi jumlah plastic dalam timbulan sampah.
- Membeli kebutuhan rumah tangga dalam kemasan besar turut membantu mengurangi sampah kemasan
- Memastikan penggunaan energi listrik yang tidak berlebihan di rumah.
- Melatih anak-anak untuk terbiasa berperilaku ramah lingkungan, seperti mematikan alat elektronik yang tidak terpakai atau berpergian dengan menggunakan kendaraan umum.
- Memastikan anak-anak membawa tempat minum sendiri dari rumah dan menyiapkan bekal sehingga dapat mengurangi volume sampah yang ditimbulkan dari kemasan maupun pembbungkus jajanan.
- Memastikan keluarga mendapat asupan makanan yang organik dan tidak menghasilkan jejak ekologis yang besar. Dalam proses produksinya, makanan organik menggunakan bahan-bahan yang ramah lingkungan (tidak menggunakan bahan-bahan kimia yang merusak alam).
- Berdiskusi dengan laki-laki sebagai kepala rumah tangga dalam penentuan desain rumah yang ramah lingkungan serta penyedian peralatan-peralatan listrik kebutuhan rumah tangga yang hemat energi.
Rabu, 31 Oktober 2012
Tugas Ibu Rumah Tangga
Asma binti Yazid merupakan wanita Anshar yang terkenal. Terkenal karena kebijakannya, kefasihan bicaranya dan mampu mengemukakan pendapat dalam berbagai persoalan.
Sejak kecil, Asma memang sudah dikenal sebagai anak yang cerdas dan lihai. Karena itu keluarganya selalu mengajaknya membicarakan berbagai persoalan, termasuk tentang agama baru yang dibawa oleh Nabi Muhammad saw.
Langganan:
Postingan (Atom)
